Untuk Ayah, Maafkan kami Ayah

 

 

Saat Ayah berulang tahun hari ini, 50tahun silam Ayah dilahirkan..

Dengan suara nyaring nyaris tak henti Ayah keluar dari perut yang kami sebut nenek..

Dengan haru dan bahagia Ibu Bapak Ayah menyambut penuh harapan..

Sudah ditakdirkan saat Ayahmasih di kandungan, Jam, detik, menit dikehidupannya..

Mengarungi lautan, samudra, sungai untuk bertarung dan bertahan hidup..

Hingga kini buah hasil yang Ayah peroleh kebahagiaan dari anak-anaknya yang semakin membesar,

semakin menjauh, dan semakin tak terkejar karena ternyata usia ayah terus berlaju..

Kami anak Ayah semakin terus dewasa, sudah bisa memilih kehidupan sendiri dan akan selalu begitu..

Dirumah mungkin Ayah merasa sepi, karena kami anaknya harus bertarung dalam hidup juga..

Mungkin Ayah mendapati kami saat kelelahan dalam rumah..

Mungkin Ayah mendapati kami saat kesusahan dalam rumah..

Mungkin kami sering melupakan Ayah saat dalam keadaan bahagia diluar rumah..

Ayah, di hari berulang usiamu kami tak bisa melakukan hal yang istimewa,

kami tak bisa melakukan hal yang bersifat selamanya,

Kami anakmu Ayah, tak ada kado yang lebih special yang dapat kami berikan

Selain berbakti kepadamu, berbuat baik kepadamu, dan menjadi Anak yang shaleh/ah

Yang semua orang tahu itulah kado yang akan menjadi abadi kelak,

Mahkota yang diberikan di dunia akan sirna,

pakaian indah yang diberikan di dunia akan lusuh,

makanan termahal yang diberikan di dunia akan membusuk,

Kami bingung Ayah, harus membelikan apa untukmu?

Selain berbakti kepadamu, berbuat baik kepadamu, dan menjadi anak yang shaleh/ah

Yang semua orang tahu itulah kado yang akan menjadi abadi kelak.

Tapi Ayah, kami masih berusaha, kami masih berproses, kami harus masih belajar menjadi seperti itu,

Ayah, bantu kami dengan doa mu.

Ayah, kami ingin menjadi sepertimu tangguh, gigih dan tidak mudah menyerah.

Namun Ayah, keterbatasan yang kami miliki masih sangat minim untuk itu,

Jadi Ayah, bantu kami dengan doa mu.

Doa kan kami menjadi anak yang sepenuhnya mencintai Allah dan RasulNYA, kami yakin saat cinta dapat merasuk kalbu, kami mampu menjadi apa yang ayah harapkan..

Dengan tali cinta yang berasal dari Rabb kita, dari Rasul kita..

Kita bisa menjadi keluarga yang bahagia Ayah, kami anakmu bisa menjadi seseorang yang benar-benar apa yang Ayah harapkan.

Ayah mau kemana di dunia ini ?

Ketanah suci, pergi haji, berumrah ? kami anakmu akan berusaha membawamu kesana, Ayah.

Bantu kami dengan doamu.

Apa lagi yang kau ingin kunjungi ayah ?

Sungguh, kami ingin selalu membuatmu nyaman hidup di dunia ini Ayah.

tapi keterbatasan yang kami miliki, sehingga kami harus tetap berusaha mewujudkan itu,

Ayah, bantu kami dengan doamu.

Usiamu semakin tua Ayah,

Kami belum bisa memberikan apa-apa untukmu,

Maafkan kami ayah.

kami akan terus berusaha mewujudkan itu,

Sudah terhitung minggu Ayah hanya bisa berbaring, karena sakit yang sedang bertamu di ayah.

Kami masih terlalu bodoh untuk melakukan apa-apa untukmu.

lihat, kau masih merasakan sakitnya tamu itu, kan ?

Maafkan kami ayah..

Cita-cita kami sangat ingin Memberikanmu yang terbaik di dunia juga di akhirat Ayah.

bantu kami dengan doamu.

Selamat ulang tahun ayah🙂

Tiada yang lebih istimewa selain kesembuhanmu.

10 April 2014

Maafkan0-kami-ayah

Maafkan kami, Ayah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s